Aktivis Minta Ketua DPC Gerindra Bone Tidak Tutup Mata atas Dugaan Penganiayaan terhadap Staf oleh Ketua DPRD Bone

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BARATIMUR.COM– Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ahmad Jaiz, mendesak Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bone untuk tidak menutup mata terhadap dugaan insiden penganiayaan yang diduga melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, terhadap salah seorang stafnya bernama Yuli.

Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan insiden tersebut terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 14.30 WITA, di kantin Gedung DPRD Kabupaten Bone. Dalam peristiwa tersebut, korban diduga dilempari kue, dipaksa memasukkan kue ke dalam mulutnya, kemudian disiram dengan air. Dugaan kejadian itu kini menjadi perhatian publik dan diharapkan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ahmad Jaiz menilai, apabila dugaan tersebut benar, tindakan itu tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga mencederai etika seorang pejabat publik serta dapat berdampak pada citra lembaga DPRD dan Partai Gerindra. Karena itu, ia meminta Ketua DPC Gerindra Bone segera mengambil sikap dengan melakukan evaluasi internal terhadap kadernya sesuai mekanisme organisasi, tanpa mengabaikan asas praduga tak bersalah.

Baca Juga:  Petugas Dan Admin SPBU No : 63.748.002 Diduga Kerjasama Menyalurkan BBM Kepada Para Mafia Minyak, Dirkrimsus Polda Kalteng Khususnya Polres Pulang Pisau Diminta Turun Menyidak

“Kami meminta Ketua DPC Gerindra Bone untuk tidak tinggal diam.Sebagai pimpinan partai di daerah, sudah sepatutnya menunjukkan sikap yang tegas dan bertanggung jawab terhadap dugaan yang menyeret nama kadernya. Partai harus menghormati proses hukum dan mengambil langkah organisasi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ahmad Jaiz.

Ahmad Jaiz juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan peristiwa tersebut secara profesional, objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Menurutnya, penegakan hukum yang adil merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara maupun partai politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu, BPI KPNPA RI: Ada apa Kapolda Sulawesi Barat Bungkam?
PENYITAAN ALAT DAN KAPAL NELAYAN DI BANGGAI KEPULAUAN : TIDAK ADA BUKTI MERUSAK EKOSISTEM, JUSTRU MENGHAMBAT MATA PENCAHARIAN NELAYAN
PERMAHI meminta Propam melakukan pemeriksaan secara profesional,Terkiat Pelanggaran Kode Etik
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua
Aturan Diabaikan, Gudang Liar di Jipang Raya Tetap Beroperasi Sekalipun Dilarang Sesuai Aturan Perwali Kota Makassar
Insiden Hari Bhayangkara, Kapolres Pasangkayu Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Bawahannya
WALAUPUN TIDAK SESUAI PERENCANAAN SID, PROGRAM CETAK SAWAH RAKYAT DI SULAWESI TETAP DIJALANKAN KEPALA BLIP KELAS I MAKASSAR: “KAMI MENDAPAT TEKANAN DARI PUSAT UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN”
Pencurian Kotak Amal Terjadi Saat Masjid Ramai Jamaah, Wajah Pelaku Terekam CCTV
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:30 WIB

Soal Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu, BPI KPNPA RI: Ada apa Kapolda Sulawesi Barat Bungkam?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:26 WIB

Aktivis Minta Ketua DPC Gerindra Bone Tidak Tutup Mata atas Dugaan Penganiayaan terhadap Staf oleh Ketua DPRD Bone

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:12 WIB

PENYITAAN ALAT DAN KAPAL NELAYAN DI BANGGAI KEPULAUAN : TIDAK ADA BUKTI MERUSAK EKOSISTEM, JUSTRU MENGHAMBAT MATA PENCAHARIAN NELAYAN

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:48 WIB

PERMAHI meminta Propam melakukan pemeriksaan secara profesional,Terkiat Pelanggaran Kode Etik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:09 WIB

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua

Berita Terbaru