Bupati Heriyus Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden untuk Polri

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, Baratimur.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, jajaran Polres Murung Raya, TNI, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heriyus membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun bertugas.

Presiden juga memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Atas nama negara, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Polri atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Heriyus saat membacakan amanat Presiden.

Presiden menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani secara profesional.

Menurut Presiden, keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa dinamika global yang semakin kompleks, seperti rivalitas geopolitik, ancaman siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi dunia, menjadi tantangan yang harus diantisipasi Polri. Karena itu, institusi kepolisian dituntut bekerja secara prediktif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai perubahan.

Presiden turut menyoroti kontribusi Polri dalam mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dukungan terhadap swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung, pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online, serta pengamanan berbagai proyek strategis nasional guna mendorong investasi dan hilirisasi industri.

Baca Juga:  Apresiasi DPRD, Polres Barito Utara Dianggap Tegas Ungkap Peredaran Narkoba

Menghadapi tantangan ke depan, Presiden memberikan lima arahan strategis kepada jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi ancaman multidimensi, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan publik merupakan modal paling berharga yang harus dijaga melalui kinerja nyata, bukan sekadar retorika. Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, humanis, responsif, prediktif, dan berintegritas,” lanjut Heriyus membacakan amanat Presiden.

Presiden juga menyampaikan bahwa pengesahan Undang-Undang Polri yang baru harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh, baik dalam aspek organisasi maupun pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga mampu menjawab perkembangan zaman dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan sekaligus panggilan mulia.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian amanat Presiden yang dibacakan Bupati Heriyus.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Murung Raya berlangsung tertib dan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Polri selama delapan dekade dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. (ptri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumiadi Apresiasi 27 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
Rahmanto Muhidin Motivasi Seribu Mahasiswa Baru UIN Palangka Raya untuk Berani Bermimpi dan Berorganisasi
DAD Murung Raya Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pemangku Adat
Bupati Murung Raya Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan Se-Kalteng Tahun 2026
Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan HUT RI Ke-81
Bupati Murung Raya Wisuda Sekolah Lansia Gita Uluh Itah, Belajar Tak Mengenal Usia
Pj Sekda Murung Raya Buka Sosialisasi Perbup PJPK 2026–2030
Rumah Rahmi Palanna Digeledah Tipidkor Polresta Gowa, Buku Rekening Disita, Kasus Dugaan Pungli PBG Makin Meluas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Rumiadi Apresiasi 27 ASN Terima Satyalancana Karya Satya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rahmanto Muhidin Motivasi Seribu Mahasiswa Baru UIN Palangka Raya untuk Berani Bermimpi dan Berorganisasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DAD Murung Raya Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pemangku Adat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan HUT RI Ke-81

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Bupati Murung Raya Wisuda Sekolah Lansia Gita Uluh Itah, Belajar Tak Mengenal Usia

Berita Terbaru

Pemerintah

Rumiadi Apresiasi 27 ASN Terima Satyalancana Karya Satya

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB

Pemerintah

DAD Murung Raya Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pemangku Adat

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:51 WIB