Hadapi Ancaman Karhutla, Danramil Bajeng Ikuti Apel Kesiapsiagaan di Mapolresta Gowa

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA, baratimur.com – Aparat gabungan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau.

Langkah tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penanganan Karhutla yang digelar di Lapangan Mapolresta Gowa, Selasa (11/8/2026).

Danramil 1409-06/Bajeng, Lettu Inf Arifin, bersama 10 personelnya turut hadir dalam apel tersebut.

Kegiatan dipimpin Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T. dan melibatkan sejumlah instansi terkait.

Peserta apel berasal dari jajaran Polresta Gowa, Dinas Perhubungan, Kehutanan, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, BPBD Kabupaten Gowa, serta unsur terkait lainnya.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Selatan yang dibacakannya, Muh. Yusuf Usman menekankan pentingnya langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla.

Menurutnya, deteksi dini, patroli secara rutin, serta pengecekan kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana tersebut.

Berdasarkan data BMKG, puncak musim kemarau di Sulawesi Selatan diprediksi berlangsung pada Agustus hingga September. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan sekaligus kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:  Kodim 1409/Gowa Gelar Penyuluhan P4GN, Prajurit dan PNS Diingatkan Jauhi Narkoba

“Pencegahan dini dan sinergi lintas sektoral adalah kunci utama. Kita harus mengutamakan keselamatan serta menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab demi melindungi masyarakat dan lingkungan,” kata Muh. Yusuf Usman.

Kehadiran personel Koramil 1409-06/Bajeng dalam apel tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi karhutla.

Sinergi lintas instansi dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila ditemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain mencegah meluasnya kebakaran, kesiapsiagaan tersebut diharapkan dapat meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat, lingkungan, dan aktivitas perekonomian di Kabupaten Gowa.

Koramil 1409-06/Bajeng juga berkomitmen mendukung langkah pencegahan melalui pemantauan wilayah dan koordinasi dengan unsur terkait, khususnya selama periode musim kemarau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa dan Warga Romanglasa Bersihkan Akses Jalan Kampung Kabba’ Borong, Permudah Petani Angkut Hasil Panen
Jelang HUT RI ke-81, TNI-Polri dan Warga Bersihkan TMP Romanglompoa Gowa
Dikebut, Pembangunan Jembatan Beton Tahap V di Gowa Capai 56 Persen
Pembangunan Jembatan Gantung di Gowa Tembus 85 Persen, Warga Segera Nikmati Akses Baru
Babinsa Dampingi Penyaluran BLT di Bontoala Gowa, 10 Keluarga Terima Rp600 Ribu
Babinsa Dampingi Pembagian 1.530 Paket Makan Bergizi Gratis untuk Siswa di Bajeng Gowa
Bangun 3 Jembatan Beton di Gowa, Akses Antarwilayah Mulai Terhubung
Kasdim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Semangat Patriotisme dan Disiplin
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Babinsa dan Warga Romanglasa Bersihkan Akses Jalan Kampung Kabba’ Borong, Permudah Petani Angkut Hasil Panen

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Jelang HUT RI ke-81, TNI-Polri dan Warga Bersihkan TMP Romanglompoa Gowa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Dikebut, Pembangunan Jembatan Beton Tahap V di Gowa Capai 56 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:36 WIB

Hadapi Ancaman Karhutla, Danramil Bajeng Ikuti Apel Kesiapsiagaan di Mapolresta Gowa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:33 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung di Gowa Tembus 85 Persen, Warga Segera Nikmati Akses Baru

Berita Terbaru