GOWA, baratimur.com — Pembangunan jembatan beton di dua wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus dikebut. Memasuki Minggu (9/8/2026), progres pembangunan jembatan tahap V di Kecamatan Biringbulu dan Bontonompo Selatan telah melampaui 50 persen.
Pembangunan tersebut melibatkan personel gabungan Yonzipur, Zibang, Yon TP, serta Babinsa jajaran Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat.
Dua jembatan yang tengah dikerjakan berada di lokasi yang selama ini menjadi akses penting bagi warga.
Di Sungai Dusun Badenglolo, Desa Borimasunggu, Kecamatan Biringbulu, progres pembangunan telah mencapai 55 persen.
Sementara itu, pembangunan jembatan di Sungai Kanal Pabbundukang, Dusun Pabbundukang, Desa Pabbundukang, Kecamatan Bontonompo Selatan, telah mencapai 53 persen.
Dibangun permanen
Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi mengapresiasi kerja sama personel TNI dan masyarakat dalam pengerjaan jembatan tersebut.
Menurut dia, pembangunan jembatan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses yang aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kerja sama dan kemanunggalan yang ditunjukkan oleh personel gabungan dan masyarakat setempat di Dusun Badenglolo maupun Pabbundukang sangat luar biasa,” kata Gilang.
Ia mengatakan jembatan dibangun secara permanen dan kokoh agar mampu menunjang mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas pertanian dan kegiatan ekonomi warga.
“Jembatan beton ini dibangun secara permanen dan kokoh agar memiliki daya tahan jangka panjang, sehingga nantinya dapat menopang arus mobilitas, ekonomi pertanian, dan aktivitas harian warga dengan aman,” ujarnya.
Sudah lama dinantikan warga
Pembangunan jembatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga di Dusun Badenglolo dan Dusun Pabbundukang mengaku telah lama menantikan adanya akses penyeberangan yang lebih aman.
Jembatan permanen nantinya diharapkan dapat menggantikan akses sebelumnya yang dinilai belum memberikan kenyamanan bagi warga, terutama ketika curah hujan meningkat.
Dengan adanya jembatan beton tersebut, masyarakat berharap mobilitas warga dan aktivitas perekonomian dapat berjalan lebih lancar tanpa terkendala kondisi cuaca.
Pengerjaan kedua jembatan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai progres 100 persen dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.













