Ketua IWOI Aceh Timur Minta Ulama dan DPR Terlibat Selesaikan Kemelut Aceh Timur 

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | BARATIMUR.COM Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Aceh Timur, Rahmad, meminta para ulama dan anggota DPR di daerah tersebut untuk tidak berdiam diri terhadap berbagai persoalan yang sedang melanda Kabupaten Aceh Timur.

Menurut Rahmad, saat ini Aceh Timur menghadapi banyak persoalan yang kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat.

“Kami berharap para ulama dan DPR jangan tutup mata. Banyak persoalan yang harus segera diselesaikan agar masyarakat Aceh Timur dapat merasakan kedamaian serta kehidupan yang lebih layak,” ujar Rahmad, Minggu (8/3/2026).

Rahmad menilai, berbagai persoalan yang terjadi di Aceh Timur tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah saja. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, ulama, DPR, serta seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Aceh Timur bukan hanya milik seorang bupati, melainkan milik seluruh masyarakat. Karena itu, ia berharap Bupati Aceh Timur bersama wakilnya dapat merangkul semua pihak dalam membangun daerah.

“Jika hubungan antara bupati, wakil bupati, ulama, dan DPR terjalin dengan baik, InsyaAllah berbagai persoalan di Aceh Timur bisa diselesaikan dan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky,” kata Rahmad.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang hingga kini belum tuntas, di antaranya bantuan pemerintah pusat bagi korban bencana banjir dan tanah longsor yang belum sepenuhnya tersalurkan, serta kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah yang belum diperbaiki secara maksimal.

Baca Juga:  DPRD Johansyah Serap Aspirasi Warga Muara Bakanon dan Desa Purnama Saat Reses

Selain itu, Rahmad menilai kondisi ekonomi masyarakat semakin sulit akibat dampak bencana. Ia meminta pemerintah pusat untuk menambah anggaran bagi desa, dinas terkait, serta bantuan sosial kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, Rahmad juga menyoroti polemik bantuan daging sapi untuk tradisi Meugang di Aceh Timur. Ia meminta agar persoalan tersebut diproses secara transparan agar tidak menimbulkan dugaan praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

“Bencana banjir dan tanah longsor membuat kondisi masyarakat semakin sulit. Namun yang menjadi pertanyaan, anggaran untuk daerah justru berkurang, sementara sejumlah bantuan seperti PKH, BLT, dan dana stimulan belum juga tersalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rahmad berharap semua pihak dapat bersatu menyelesaikan berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh Timur demi kesejahteraan masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, ia juga menyoroti belum cairnya bantuan bagi korban banjir yang telah dijanjikan pemerintah. Kondisi tersebut, menurutnya, memicu kekecewaan masyarakat yang telah menunggu lebih dari empat bulan sejak bencana terjadi.

“Sudah hampir lebih dari empat bulan masyarakat menunggu. Sekarang sudah menjelang Lebaran, tetapi bantuan yang dijanjikan belum juga cair. Masyarakat korban banjir sangat berharap dana tersebut bisa dicairkan sebelum Lebaran,” kata Rahmad.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya memberikan janji tanpa realisasi karena masyarakat korban banjir telah cukup menderita.

“Jangan sampai rakyat yang sudah menjadi korban banjir justru kembali menjadi korban janji-janji manis pemerintah. Jika memang ada kendala, sampaikan secara jujur kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Heriyus Resmi Buka Festival Tira Tangka Balang
Malam Puncak HUT ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Willy M. Yoseph
Syukuran Hari Jadi Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya
Gubernur Kalteng Bersama Bupati Heriyus Tinjau SMKN 1 Murung
Gubernur Kalteng Bersama Bupati Heriyus, Pantau Pasar Murah di Puruk Cahu
Gubernur Kalteng Apresiasi Program HEBAT Pada Peringatan HUT Ke-24 Murung Raya
PERMAHI Desak Polda Sulbar Transparan Terkait Penanganan Pelanggaran Kode Etik Kapolres Pasangkayu 
Jika Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu Tak Ditindaklanjuti, PERMAHI Mamuju Siap Gelar Aksi
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Bupati Heriyus Resmi Buka Festival Tira Tangka Balang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Malam Puncak HUT ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Willy M. Yoseph

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Syukuran Hari Jadi Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Gubernur Kalteng Bersama Bupati Heriyus Tinjau SMKN 1 Murung

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Gubernur Kalteng Bersama Bupati Heriyus, Pantau Pasar Murah di Puruk Cahu

Berita Terbaru

Pemerintah

Rumiadi Apresiasi 27 ASN Terima Satyalancana Karya Satya

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB

Pemerintah

DAD Murung Raya Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pemangku Adat

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:51 WIB