Wilayah Tallo Sapiria Kembali Menelan Korban Jiwa Usai Terjadi Perang Kelompok, Kipas Tumbang Diujung Peluru Senapan Angin

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tallo Sapiria|BARATIMUR–Usai kejadian, Kipas sempat dilarikan ke Rumah Sakit Akademis Makassar dan menjalani operasi di bagian kepala. Namun upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 05.30 WITA.

Istrinya, Fitria, sambil menangis mengenang saat-saat terakhir suaminya. Ia mengatakan bahwa sebelum kejadian, Kipas baru saja pulang dari berjualan. Namun rasa khawatir setelah mendengar banyak korban berjatuhan membuatnya memutuskan pergi melihat situasi bentrokan sekitar pukul 19.30 WITA.

“Dia bilang mau pergi liat orang perang karena banyak orang yang jadi korban, tapi akhir dia juga yang jadi korban meninggal,” ujar Fitria dengan suara terisak saat diwawancarai melalui WhatsApp, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Buka Rakorbin SDM dan PNS Polri Polda Sulsel T.A 2025: Perkuat Komitmen Mewujudkan SDM Unggul, Adaptif, dan Kolaboratif*/

Di tengah kekacauan itu, Kipas diduga terkena tembakan senapan angin yang menghantam bagian kepalanya. Fitria menyebut ia mendengar informasi bahwa terduga pelaku penembak berinisial C, dan bahwa orang tersebut disebut-sebut membeli senapan angin tersebut seharga Rp20 juta.

Kipas meninggalkan dua anak kandung dan tiga anak tiri yang kini kehilangan sosok penopang keluarga. Sementara perang kelompok di Tallo masih terus menyisakan ketakutan dan duka bagi warga yang tinggal di sekitarnya.(*/)

Sumber Grup WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Musyawarah Gampong Bantayan Barat Tetapkan Penerima BLT Tahun Anggaran 2026
Wakil Bupati Aceh Timur Dampingi HRD Tinjau Sejumlah Infrastruktur Yang Rusak Parah di Aceh Timur. 
Muspika Idi Tunong dan Aparatur Desa Sampaikan Ucapan Selamat kepada Keuchik Terpilih, Harapan Baru untuk Pemerintahan Gampong
Sinergi Lintas Sektoral, Polres Gowa Siap Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Eksekusi Dinilai Prematur, Kuasa Hukum Soroti Pelanggaran Prosedur dan Dasar Yuridis. Serta tidak mempunyai :RASA KEADILAN!
Luka Belum Kering Terkait Kasus AIPTU Marzuki Dalam Sidang Kode Etik,”Kini Muncul Penyidikan Yang Diduga Dinilai Biadap.( MENERIMA LAPORAN TIDAK JELAS )
Gubernur Sulsel Bersama Putra Mahkota Kerajaan Gowa Hadir Diacara Hari Jadi Gowa ke-705
Berita ini 64 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:42 WIB

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:43 WIB

Musyawarah Gampong Bantayan Barat Tetapkan Penerima BLT Tahun Anggaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:34 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Dampingi HRD Tinjau Sejumlah Infrastruktur Yang Rusak Parah di Aceh Timur. 

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:35 WIB

Muspika Idi Tunong dan Aparatur Desa Sampaikan Ucapan Selamat kepada Keuchik Terpilih, Harapan Baru untuk Pemerintahan Gampong

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:16 WIB

Sinergi Lintas Sektoral, Polres Gowa Siap Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Berita Terbaru