Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puruk Cahu, baratimur.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) terus mengintensifkan upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Ketua TPPS Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa pada 2026 pelaksanaan program harus lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Untuk langkah awal di 2026 ini, saya ingin memastikan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi TPPS Kabupaten Murung Raya di Aula Setda Gedung A, Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Rahmanto yang juga Wakil Bupati Murung Raya mengapresiasi kontribusi seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan program penurunan stunting sepanjang 2025. Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah menunjukkan hasil, meski masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan.

Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tahun sebelumnya, khususnya di 15 desa prioritas. “Perlu dilakukan identifikasi capaian 2025, termasuk kendala dan faktor penghambat, sebagai dasar perbaikan program di 2026,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Selain itu, Rahmanto meminta agar perencanaan kegiatan tahun ini lebih tajam dan tepat sasaran dengan berbasis data, sehingga setiap intervensi dapat berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga desa, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Terkait program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Rahmanto mengharapkan program tersebut menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara luas.

“Keberhasilan penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab satu sektor, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. (mya).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses di Desa Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih dan Kelistrikan Pustu
Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu
Wabup Murung Raya Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan
Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses
Wabup Murung Raya Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan Program KHBS dari Pemprov Kalteng
Kabut Asap Karhutla Selimuti Murung Raya, Wabup Rahmanto Imbau Warga Pakai Masker Keluar Rumah
Udara Murung Raya Memburuk Akibat Karhutla, Johansyah Imbau Warga Wajib Bermasker
Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan karena Pendulang Emas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Reses di Desa Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih dan Kelistrikan Pustu

Minggu, 20 September 2026 - 16:50 WIB

Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu

Minggu, 20 September 2026 - 16:48 WIB

Wabup Murung Raya Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan

Minggu, 20 September 2026 - 16:46 WIB

Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses

Minggu, 20 September 2026 - 16:43 WIB

Wabup Murung Raya Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan Program KHBS dari Pemprov Kalteng

Berita Terbaru