Pemkab Murung Raya Dirikan Dua Posko Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, baratimur.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, bersama Perumda Danum Pomolum mendirikan dua posko penyediaan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan selama musim kemarau pada Agustus 2026.

Direktur Perumda Danum Pomolum, Kelong, S.H., mengatakan dua posko air bersih tersebut disiapkan di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di depan rumah warga Rimbuk, serta di Jalan Nasution, kawasan Jalan Landan.

“Untuk posko di Jalan Tjilik Riwut, kami menyiapkan tiga unit tandon dengan total kapasitas 15.000 liter. Sedangkan di Jalan Nasution, Jalan Landan, juga disiapkan tiga unit tandon dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter,” kata Kelong di Puruk Cahu, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, pendirian posko tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses air bersih.

“Posko penyediaan air bersih ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” ujarnya.

Kelong menjelaskan, mekanisme penyaluran dan pengawasan di lapangan akan dilakukan oleh pihak kecamatan dan Kelurahan Beriwit bekerja sama dengan ketua RT setempat.

Sementara untuk pemenuhan air di masing-masing posko, suplai akan dilakukan secara bergantian menggunakan truk tangki dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki fasilitas penampungan dan distribusi air, seperti Dinas PUPR, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta BPBD.

Baca Juga:  Ketua DPRD Murung Raya Bacakan Teks UUD 1945 pada Upacara HUT ke-24 Kabupaten

“Suplai air bersih ke posko tersebut dipasok secara bergantian menggunakan truk tangki dari OPD terkait yang memiliki fasilitas penampungan air, seperti Dinas PUPR, Damkar, dan BPBD,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Murung, Andry Irawan, mengatakan pendirian posko air bersih merupakan hasil koordinasi pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami dari Kecamatan Murung selain dua posko yang sudah didirikan ini juga mengusulkan satu posko tambahan di luar Kota Puruk Cahu,” kata Andry.

Ia menyebut, wilayah yang diusulkan untuk mendapat posko tambahan berada di sekitar Desa Bahitom dan Desa Danau Usung. Menurutnya, warga di kedua wilayah tersebut juga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Andry menambahkan, penyediaan air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya agar pemerintah menyediakan posko pengisian air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan air bersih.

“Semoga dengan adanya penampungan dan posko air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi saat ini. Pemerintah hadir dan berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan menggunakan air dengan bijak,” pungkasnya. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel baratimur.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses di Desa Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih dan Kelistrikan Pustu
Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu
Wabup Murung Raya Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan
Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses
Wabup Murung Raya Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan Program KHBS dari Pemprov Kalteng
Kabut Asap Karhutla Selimuti Murung Raya, Wabup Rahmanto Imbau Warga Pakai Masker Keluar Rumah
Udara Murung Raya Memburuk Akibat Karhutla, Johansyah Imbau Warga Wajib Bermasker
Luruskan Isu di Medsos, Bupati Murung Raya: Kelangkaan BBM Pertalite Bukan karena Pendulang Emas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Reses di Desa Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih dan Kelistrikan Pustu

Minggu, 20 September 2026 - 16:50 WIB

Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu

Minggu, 20 September 2026 - 16:48 WIB

Wabup Murung Raya Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan

Minggu, 20 September 2026 - 16:46 WIB

Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses

Minggu, 20 September 2026 - 16:43 WIB

Wabup Murung Raya Apresiasi Penyaluran Bantuan Pangan dan Program KHBS dari Pemprov Kalteng

Berita Terbaru